Minggu, 26 Desember 2010

Garuda Indonesia

IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -> Di tengah pameran Wedding, Food, and Shopping Paradise 2010 di Singapore Expo, Provinsi Sulsel dan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menjajaki kerja sama penerbangan langsung Makassar- Changi,Singapura.

Sulsel dan Singapura pernah melakukan kerja sama pen e r b a n g a n langsung dengan menggunakan pesawat Silk Air.Namun karena alasan teknis, maskapai penerbangan internasional ini menarik diri pada 1990-an. Pembicaraan kedua pihak tersebut difasilitasi CEO Orange Entertainment Singapore, Syah Ibrahim, yang juga penyelenggara pameran akbar Wedding, Food, and Shopping Paradise 2010. Rencana kerja sama tersebut merupakan keinginan pihak Garuda Indonesia di Singapura setelah melihat pesatnya perkembangan Sulsel dengan tingginya jumlah wisatawan di antara kedua pihak. “Ini keinginan langsung Garuda Indonesia di Singapura. Kalau ini dibuka (penerbangan langsung), pasti akan banyak peluang kerja sama ke depan.

Selama ini agak payah. Dari segi ongkos kami irit dan masa penerbangan lebih ringkas,tidak lagi ke Jakarta,”ujar dia di Singapura. Dengan dibukanya penerbangan langsung ini, diharapkan akan banyak peluang kerja sama ke depan antara Sulsel dan Singapura. Meski demikian,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel diharapkan lebih berperan menggolkan peluang yang masih dalam pembicaraan ini. “Garuda sangat mau berbisnis dengan Sulsel. Hari ini kami akan bertemu kembali. Persamaan kedua negara sangat banyak,mulai satu rumpun Melayu,bahasa,serta adat istiadat. Ini semua perbincangan awal untuk ke depan,” pungkasnya.

Pria yang juga berprofesi sebagai disc joky (DJ) di Singapura ini menerangkan, Sulsel merupakan sebuah provinsi yang dapat dikunjungi wisatawan ataupun pengusaha di negaranya karena banyak memiliki daya tarik. Pasalnya, selama ini masyarakat di Singapura lebih mengetahui beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta,Bali,Bandung,Yogyakarta, Padang. Dengan dibukanya penerbangan langsung tersebut, Sulsel juga bisa menjadi sebagai satu alternatif untuk dikunjungi ataupun berinvestasi. “Jika ini terlaksana,pada tahap awal pada Januari nanti, saya akan membawa sejumlah wartawan Singapura ke Sulsel untuk memperkenalkannya di sini.Saya juga melakukan hal serupa antara Singapura dengan India dan Syria. Kami harapkan Sulsel jadi pemain tetap dan kami dapat sokong kembali Sulsel lebih maju,” ujarnya saat ditemui di arena Singapore Expo.

Kepala Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel Sukarniaty Kondolele mengakui, permintaan manajemen Garuda Indonesia di Singapura tersebut merupakan keberhasilan Sulsel mempromosikan pariwisata di dunia internasional. Sejak dua tahun lalu,pihaknya gencar melakukan promosi ke Singapura sehingga mendapat sambutan yang antusias.“Hasilnya sangat signifikan.Buktinya,Singapura berminat melakukan penerbangan langsung ke Sulsel dan tidak lagi melalui Jakarta. Sebelumnya memang sudah ada Silk Air, tapi ditutup karena alasan tertentu. Sekarang kesempatan ini harus kami rebut kembali,” katanya kepada wartawan di Singapura.

Dalam sesi pameran serumpun Melayu tersebut, Sulsel juga mendapatkan sesi wawancara yang disiarkan langsung beberapa media elektronik di Negeri Singa ini.Mereka cukup antusias, utamanya lebih mengenal tenun persutraan khas Sulsel. “Ada beberapa media di sini yang mewawancarai tentang sutra yang kami promosikan di Singapore Expo.Kami bangga karena mereka cukup antusias dengan apa yang dipromosikan untuk Sulsel,” tandas perempuan yang akrab di sapa Ani ini.

Sementara itu,Chairman Dinamic Enterprenuer Woman International (Dewi) atau semacam perkumpulan pengusaha wanita di Singapura, Junaidah Tarjo, menyebutkan, apa yang dipamerkan Sulsel di Singapore Expo merupakan hal yang luar biasa sehingga masyarakat internasional bisa mengenal keunikan yang dimiliki Sulsel. Dia bahkan berjanji akan membantu promosi tenun sutra khas Sulsel dan dipasarkan ke mancanegara. “Kami ingin memasukkan sutra Sulsel ke butik Singapura. Apalagi sutra bagus untuk mereka yang mempunyai masalah pada kulit.Kami juga akan bantu pasarkan ke berbagai negara Eropa dan kami punya banyak toko di sini,” pungkas perempuan yang pernah kuliah di Indonesia ini.

Selain memamerkan keunikan aneka ragam tenun sutra khas Sulsel, pameran ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan komoditas andalan Sulsel lainnya,seperti dari sektor pertanian,perikanan dan kelautan,peternakan. Seluruh rombongan yang dibawa Pemprov Sulsel ke arena pameran akbar ini memakai pakaian khas Bugis-Makassar sehingga menjadi daya tarik tersendiri ribuan pengunjung yang memadati Singapore Expo.